Kampus Ramah Lingkungan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya


Kampus Ramah Lingkungan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menjadi pusat perhatian bagi para mahasiswa dan masyarakat sekitar. Konsep ramah lingkungan yang diterapkan di kampus ini merupakan upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. H. Fadloli El Muhir, M.Ag., kampus ramah lingkungan bukan hanya sekedar tren, namun merupakan komitmen dalam mendukung keberlangsungan lingkungan hidup. “Kami berusaha menciptakan lingkungan kampus yang sejuk, bersih, dan hijau agar memberikan kenyamanan bagi seluruh civitas akademika,” ujarnya.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di kampus. Menurut Dr. Ir. H. Fauzan, M.Si., seorang pakar lingkungan hidup, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai merupakan langkah yang efektif dalam mengurangi sampah plastik yang merusak lingkungan. “Dengan mengganti plastik sekali pakai dengan produk ramah lingkungan seperti tumbler atau tas belanja kain, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” katanya.

Selain itu, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya juga menyediakan fasilitas pengolahan sampah organik dan non-organik di kampus. Hal ini sebagai upaya untuk mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan. Menurut Dr. H. M. Zainuddin, M.Si., pakar pengelolaan sampah, pengolahan sampah yang baik akan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan sekitar. “Dengan pengolahan sampah yang tepat, kita dapat mengurangi polusi udara dan air yang disebabkan oleh sampah,” ujarnya.

Kampus Ramah Lingkungan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menjadi contoh bagi kampus-kampus lain dalam menerapkan konsep ramah lingkungan. Diharapkan dengan upaya yang dilakukan oleh kampus ini, kita dapat menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.